Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
  • guest
    kreatif dan menarik untuk...
  • guest
    informasi yang menarik...
  • ems
    percobaan posting...
Other website

Tinggalkan Pesan

Dumping Ancam Sejumlah Industri

KUDUS-Sejumlah industri di Kabupaten Kudus, Jepara, dan sekitarnya terancam merugi akibat mulai banyak impor produk sejenis dengan harga tak wajar atau dumping.

Ketua Kadin Jepara Adi Sucipto mengatakan industri yang terancam itu di antaranya tenun ikat Troso dan mebel. Harga benang poliester sebagai bahan baku utama tenun ikat yang diimpor dari China Rp 5,2 juta per bal, jauh lebih murah daripada harga benang lokal jenis katun yang mencapai Rp 7,8 juta per bal.
‘’Benang poliester itu masuk tiga tahun belakangan dan makin banyak.

Meski kualitas katun lebih bagus, tidak banyak konsumen yang tahu perbedaannya karena hampir sama,’’ tutur setelah penyuluhan ketentuan antidumping yang digelar Komite Anti-Dumping Indonesia (KADI) dan Kadin Jateng di Hotel Gripta, Kudus, kemarin.
Industri mebel atau furnitur, lanjut Adi, mulai tersaingi oleh produk impor dari China dan Vietnam. Ketua Kadin Kudus, Safrul Kamaludin, menambahkan industri lainnya yang terancam adalah bordir dan mainan anak-anak.

‘’Di toko-toko atau pasar tradisional sekarang lebih banyak ditemui bordir dan mainan anak-anak impor dari China dan Vietnam. Masih banyak pelaku industri lokal yang awam dumping, sehingga ke depan akan kami tingkatkan penyuluhan untuk memberikan pengetahuan mengenai hal itu dan solusinya,’’ ujar Safrul.
Urutan Pertama Ketua Kadin Jateng, Solichedi, mengatakan penyuluhan ketentuan antidumping bagi para pelaku usaha, terutama di Jateng sangat penting. Sebab, provinsi ini menempati urutan pertama sasaran produk impor, khususnya dari China.

Dalam satu semester tahun ini, lanjut dia, impor Jateng dari China naik menjadi 90,53% atau senilai Rp 593 juta dolar AS. Kalau tidak diantisipasi dengan kebijakan antidumping, akan terjadi deindustrialiasi, yaitu para pengusaha tidak lagi memproduksi namun beralih menjadi pedagang atau penyalur.

Wakil Ketua KADI, Joko Wiyono, menuturkan pihaknya mendorong para pelaku industri yang merasa dirugikan atau dicurangi dalam perdagangan internasional agar mengajukan gugatan antidumping.

‘’Melalui kegiatan ini diharapkan terwujud kesamaan pemahaman mengenai upaya menciptakan sistem perdagangan dunia yang wajar dan memungkinkan semua pengusaha dilindungi dari persaingan yang tidak sehat,’’ jelasnya. (H40-29)

Sumber : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2010/10/08/126038/Dumping-Ancam-Sejumlah-Industri

Fri, 8 Oct 2010 @08:24
Tags: news berita


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 Disperindag Prov Jateng
All Rights Reserved